POLDA KEPRI TEGASKAN SELEKSI PENERIMAAN ANGGOTA POLRI 2025 BERJALAN BERSIH DAN AKUNTABEL

POLDA KEPRI TEGASKAN SELEKSI PENERIMAAN ANGGOTA POLRI 2025 BERJALAN BERSIH DAN AKUNTABEL
Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2025 di Polda Kepri berjalan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH).

Batam24.com l Batam - Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2025 di Polda Kepri berjalan dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Pernyataan ini disampaikan dalam kegiatan video conference (Vicon) bersama orang tua dan calon siswa Polri yang berlangsung di Ruang Vicon Polda Kepri, pada Jumat (28/3/2025)

Dalam arahannya, Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menekankan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara objektif sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Mabes Polri. Tidak ada pungutan biaya dalam proses penerimaan anggota Polri, dan setiap bentuk kecurangan, termasuk praktik percaloan, suap, atau intervensi dari pihak tertentu, akan ditindak tegas.

"Kami pastikan seleksi ini berjalan bersih dan akuntabel. Jika ada calon siswa atau orang tua yang mengetahui adanya pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, segera laporkan. Kami tidak akan segan mencoret atau mendiskualifikasi peserta yang terlibat dalam praktik kecurangan," tegas Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si.

Saat ini, proses seleksi tengah berlangsung dengan tahapan yang mencakup pemeriksaan administrasi, kesehatan, akademik, tes jasmani, hingga psikologi. Untuk menjamin transparansi, sistem "one day service" diterapkan, di mana hasil seleksi diumumkan pada hari yang sama.

Polda Kepri juga mengingatkan seluruh peserta dan orang tua agar waspada terhadap modus penipuan, seperti pihak yang mengaku bisa meluluskan peserta dengan bayaran tertentu. Untuk memastikan seleksi berlangsung profesional, panitia telah bekerja sama dengan pengawas eksternal, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

*MODUS PENIPUAN YANG HARUS DIWASPADAI:*

1. Mengaku sebagai panitia yang bisa meloloskan peserta seleksi.

2. Mengklaim memiliki koneksi dengan panitia atau pejabat internal maupun eksternal yang dapat membantu kelulusan.

3. Membuka bimbingan belajar dengan menjanjikan soal-soal yang pasti keluar dengan biaya besar.

4. Modus “penunggang di atas kuda” – berpura-pura bisa membantu, tetapi sebenarnya tidak memiliki kemampuan apa pun. Jika peserta lolos, mereka meminta imbalan.

Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa penerimaan anggota Polri adalah GRATIS dan tidak dipungut biaya apa pun. Jika ada yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, dapat dipastikan bahwa itu adalah penipuan. Oleh karena itu, jika masyarakat menemukan indikasi praktik percaloan, diimbau untuk segera mendokumentasikan (foto, video, atau rekaman suara) dan melaporkan kepada panitia seleksi, masyarakat dapat menghubungi: *Hotline Penerimaan Polri Polda Kepri:* 0821-7309-0520 atau *Website Resmi Penerimaan Anggota Polri:* https://penerimaan.polri.go.id/

*Tahapan Seleksi Penerimaan Anggota Polri*

*Taruna Akpol:*

1. Pemeriksaan Administrasi Awal (RIKMIN AWAL)

2. Pemeriksaan Kesehatan I dan II (RIKKES I & II)

3. Pemeriksaan Psikologi I dan II (RIKPSI I & II)

4. Uji Akademik:

- Penalaran Numerik

- Wawasan Kebangsaan

- Bahasa Indonesia

- Pengetahuan Umum

5. Tes Kemampuan Jasmani

6. Penelusuran Mental Kepribadian & Asesmen Mental Ideologi (PMK & AMI)

7. Pemeriksaan Administrasi Akhir (RIKMIN AKHIR)

*Bintara Polri:*

1. Pemeriksaan Administrasi Awal (RIKMIN AWAL)

2. Pemeriksaan Kesehatan I dan II (RIKKES I & II)

3. Pemeriksaan Psikologi I dan II (RIKPSI I & II)

4. Uji Akademik (Bintara PTU, Brimob, Polair, dan BA Rekpro):

- Penalaran Numerik

- Wawasan Kebangsaan (Rekpro)

- Bahasa Inggris

- Pengetahuan Umum (Rekpro)

5. Tes Kompetensi Keahlian Aspek Pengetahuan, Keterampilan, dan Perilaku (Bakomsus)

6. Tes Kemampuan Jasmani

7. Penelusuran Mental Kepribadian & Asesmen Mental Ideologi (PMK & AMI)

8. Pemeriksaan Administrasi Akhir (RIKMIN AKHIR)

*Tamtama Polri:*

1. Pemeriksaan Administrasi Awal (RIKMIN AWAL)

2. Pemeriksaan Kesehatan I dan II (RIKKES I & II)

3. Pemeriksaan Psikologi I dan II (RIKPSI I & II)

4. Uji Akademik:

- Penalaran Numerik

- Wawasan Kebangsaan

- Bahasa Inggris

- Pengetahuan Umum

5. Tes Kemampuan Jasmani

6. Penelusuran Mental Kepribadian & Asesmen Mental Ideologi (PMK & AMI)

7. Pemeriksaan Administrasi Akhir (RIKMIN AKHIR)

"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dalam setiap tahapan seleksi penerimaan anggota Polri. Tidak ada ruang bagi kecurangan, percaloan, atau intervensi dalam proses ini. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan kerja keras mereka sendiri. Jika ada pihak yang mencoba bermain atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu, segera laporkan. Kami tidak akan ragu untuk mencoret peserta yang terlibat. Mari bersama kita wujudkan rekrutmen Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis." Tutup Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., melalui Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si.

Terakhir, dalam kesempatan yang sama Karo SDM Polda Kepri, Kombes Pol Taovik Ibnu Subarkah, S.I.K., melalui Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya kepada calo atau pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Seleksi penerimaan anggota Polri dilakukan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH) tanpa pungutan biaya. Laporkan segera jika menemukan praktik percaloan atau kecurangan dalam proses seleksi. Bila ada membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.

(Rara)